Posted by : Unknown
19 Februari 2014
Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Kerja Sama Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahjana, mengemukakan bahwa Kemenperin akan berminat untuk melakukan kerja sama dengan Osaka, guna mengembangkan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Ketertarikan tersebut dilandasi pandangan bahwa daerah Osaka dianggap memiliki pengalaman yang mumpuni mengingat kawasan ini merupakan daerah yang unggul untuk pengembangan EBTKE. "Kita bilang kalau Indonesia sangat minat, karena di sana itu unggul di bidang konservasi EBTKE. Kita sedang mendorong adanya perusahaan yang namanya ESCO (Energy Service Company)," kata Agus di Jakarta, Senin (17/2).
Lebih lanjut ia mengatakan, di Indonesia saat ini sudah banyak asosiasi penggiat yang terus mendorong pemerintah untuk mengembangkan terealisasinya EBTKE ini. Dengan adanya perusahaan Jepang yang sudah berkompeten dibidang EBTKE akan mampu bertukar pengalaman.
"Sudah banyak ada asosiasi disini, kita kan sudah ada kerja sama dengan AS dan world bank untuk ESCO. Karena Jepang unggul, kita harap bisa memberikan kerja sama perusahaan yang bergerak dibidang ini bertukar pengalaman," tuturnya.
Jika hal ini benar-benar terealisasi, maka diharapkan dapat mewujudkan cita-cita untuk menekan tingkat ketergantungan pemakaian energi yang berlebihan dan bisa mengembangkan potensi EBTKE di Indonesia yang cukup besar.
"Mau tidak mau kit harus menekan tingkat dari pemakaian energi. Dan pada akhirnya energi itu berhubungan dengan masalah polusi. Semakin hemat semakin kita baik menggunakan energi, polusi semakin berkurang. Kita harap perusahaan-perusahan kita bisa kerja sama dengan ESCO," pungkasnya. (*/DKu)

